Rabu, 23 Januari 2013

Bakso...baksoo...baksoooooo....

hemm....musim ujan gini enaknya makan yang berkuah nih,,,kalo gitu saya mau membuat resep makanan yang pasti di sukai oleh semua umat manusia, dari yang kecil hingga dewasa dan di indonesia sampai di luar indonesia pasti suka dengan yang namanya BAKSO... ya memang sih banyak sekali yang jual dan kita dengan mudah membelinya dengan mengeluarkan uang Rp 10.000 kita dapat menikmati semangkuk baso, tetapi gak ada salahnya dong kita membuatnya..oleh karna itu yuk berkereasi membuat baso.berikut bahan-bahan yang di butuhkan dan cara membuatnya..simak baik-baik ya..

Resep Membuat Bakso Urat :
200 gram daging sapi berurat, potong kasar
50 gram es batu, pecahkan kasar
50 gram tepung tapioka

Bumbu Membuat Bakso Urat
:
1 sendok makan bawang putih goreng, haluskan
1 sendok makan bawang merah goreng, haluskan
1/4 sendok teh penyedap rasa, jika suka
1/2 sendok teh merica bubuk
1/2 sendok teh garam halus

Membuat Kuah Bakso Urat :

1.000 ml air
1 sendok makan bawang putih goreng, haluskan
1,5 sendok makan bawang merah goreng, haluskan
1 sendok teh merica bubuk
1/4 sendok teh penyedap rasa, jika suka
1 sendok teh gula pasir
Garam secukupnya

Pelengkap:

1 batang daun bawang, iris halus
Saus sambal
Saus tomat
Kecap manis
Sambal rawit goreng

Cara membuat Bakso Urat:

Masukkan daging, es batu, bawang putih, bawang merah, merica bubuk, penyedap rasa, dan garam halus dalam food processor, proses hingga halus.

Tambahkan tepung tapioka, proses kembali hingga tercampur rata.

Letakkan adonan bakso pada tangan kiri, kepalkan tangan hingga adonan bakso keluar di antara jari jempol dan telunjuk, lepaskan dengan bantuan sendok.

Masukkan bulatan bakso pada air panas, lakukan hingga adonan habis. Masak dengan api kecil hingga bakso mengapung, angkat, tiriskan.

Setelah memilih bahan yang tepat, keberhasilan membuat bakso juga tergantung pada kesuksesan membuat adonan dan merebus bakso. Berikut ini kiatnya:

Sebelum memulai membuat bakso, timbanglah bahan dengan tepat. Es batu digunakan untuk menjaga suhu daging agar daging tidak matang karena panas food processor. Es batu juga untuk menjaga kekenyalan bakso.

Untuk membentuk bulatan bakso dapat digunakan mesin pembuat bakso. Namun, Anda juga dapat membuatnya secara manual yaitu dengan bantuan tangan.

Setelah bulatan bakso jadi, masukkan ke dalam air panas yang tidak mendidih dan api tidak menyala. Setelah proses pembuatan adonan selesai, baru direbus dengan api kecil hingga bakso mengapung. Angkat lalu tiriskan.

Jangan langsung memasukkan bulatan bakso ke dalam air mendidih karena permukaan bakso akan keriput dan kemungkinan pecah akibat suhu air yang terlalu tinggi.

Jika akan disimpan atau tidak langsung diolah atau dimakan, siram dengan air dingin dan tiriskan kembali. Simpan dalam wadah tertutup.

Sajikan bakso urat dengan kuah dan pelengkapnya.

Berikut Beberapa Tips membuat Bakso yang perlu diperhatikan.

Membuat bakso sapi

Pilih daging sapi berkualitas terbaik, yaitu daging sapi berwarna merah segar, bertekstur baik atau jika ditekan dengan telunjuk, tekstur daging kembali seperti semula, serta tidak banyak mengandung darah dan air.

Jangan menggunakan daging sapi yang telah disimpan dalam freezer, normalkan terlebih dahulu ke suhu kamar atau es sudah meleleh.

Setelah ditiriskan hingga tidak ada air atau sisa darah, baru siap digunakan. Namun, tetap saja kualitas bakso dari daging beku tidak sebaik daging segar.

Membuat Bakso daging ayam

Gunakan daging yang sudah dipisahkan kulit dan tulangnya (fillet). Gunakan ayam yang masih segar dengan kualitas prima. Biasanya, yang digunakan jenis ayam negeri karena mempunya daing yang tebal dan empuk. Meski demikian, tidak tertutup kemunginan jika Anda menggunakan daging ayam kampung.

Membuat Bakso ikan

Gunakan ikan yang punya daging putih seperti tenggiri dan ikan kakap. Sebelum digunakan, pisahkan daging ikan dari durinya. Gunakan ikan yang masih segar.

Membuat Bakso udang

Gunakan udang yang punya kulit dan daging berwarna putih, seperti jenis udang peci. Sebelum digunakan, buang kepala, kulit, dan serat tipis yang ada di punggungnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar